7 Penyebab gangguan pendengaran pada anak

 

 

Alat Bantu Dengar – Kini, tidak sedikit anak tidak jarang menderita masalah pendengaran. Sayangnya, fenomena gangguan pendengaran yang dirasakan anak masih tidak jarang diabaikan. Padahal itu dapat berujung pada gangguan tingkat lanjut atau bahkan tuli. Berikut ialah beberapa penyebab gangguan.

 

 

pendengaran pada anak, seperti dikutip Boldsky.

1. Infeksi telinga

Anak-anak seringkali merasakan infeksi telinga, khususnya di bagian

telinga tengah. Ini barangkali tidak menular, namun anak sangat memerlukan perhatian eksklusif dan perawatan medis. Jika dibiarkan, masalah ini dapat mengakibatkan gangguan

pendengaran permanen pada anak.

2. Infeksi sekitar kehamilan

Wanita hamil yang merasakan infeksi parah, laksana campak Jerman dan toksoplasmosis, sekitar kehamilan, bisa jadi besar mencetuskan anak dengan masalah pendengaran. Di samping itu, kelahiran prematur pun dapat berdampak buruk pada pendengaran anak. Masalah diabetes ketika hamil menjadi di antara penyebab gangguan pendengaran yang dirasakan anak.

3. Genetika

Jika sejumlah anggota family Anda punya masalah gangguan

pendengaran, secara genetis anak bakal menderita urusan yang sama. Jika ya, kita tidak dapat melakukan apa-apa.

4. Penyakit

Seorang anak dapat mengalami gangguan pendengaran dampak adanya

beberapa penyakit, laksana meningitis, campak, ensefalitis, cacar air, dan influenza. Gangguan dengar pada anak pun dapat terjadi, andai mereka terluka di wilayah kepala.

5. Kebisingan

Suara keras dapat menimbulkan gangguan pendengaran pada anak. Ini bahkan bisa menimbulkan kehancuran permanen pada gendang telinga dan mengakibatkan gangguan pendengaran permanen pada

anak.

6. Transfusi darah

DNA dalam darah yang ditransfusikan dapat memiliki sejumlah masalah.

Hal ini ternyata dapat mengakibatkan gangguan pendengaran pada anak.

7. Kelainan syaraf dan otak

Gangguan dengar terjadi saat anak merasakan kelainan pada otak

dan gangguan syaraf. Sayangnya, kita tidak dapat mengetahuinya,

tanpa mengerjakan diagnosa secara medis.

Jangan pernah melalaikan masalah pendengaran pada anak. Bagi menghindari sesuatu yang lebih besar, usahakan berkonsultasilah dengan dokter. Lebih baik menangkal daripada mengobati, bukan?

 

Leave a Comment