Alasan Biaya Angkut Barang Lewat Laut Lebih Mahal dari Darat

Online Logistics Marketplace~ingginya jumlah angkutan barang yang melalui jalur darat dinilai sebagai biang keladi munculnya sekian banyak permasalahan dari mulai kemacetan, kecelakaan sampai kerusakan jalan. Biaya yang lebih murah menjadi dalil tranportasi darat lebih dipilih ketimbang tranportasi lainnya. Faktanya di lapangan penyedia jasa transportasi laut sebetulnya lebih murah. Bahkan mereka menyerahkan rate (tarif) jauh lebih murah ketimbang yang ditawarkan transportasi darat, ujar Kepala Humas Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan). Sayangnya, terdapat komponen beda yang menciptakan transportasi laut menjadi lebih mahal ketimbang transportasi darat.

 

Biaya handling di pelabuhan yang buat mahal. Handling-nya tersebut terjadi ketika bongkar muat. Itu yang buat jadi mahal,” tutur dia. Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Elly Adriani Sinaga punya penyelesaian tersendiri atas persoalan tersebut. “Itu dapat diatasi dengan pemakaian kapal RORO. Truk dengan muatan dapat masuk ke kapal langsung dibawa sama kapal. Jadi ngak butuh bongkar muat. Kami sudah mengerjakan kajiannya dan tersebut memungkinkan guna dilakukan,Yang bakal berjalan tersebut Tanjung Priok (Jakarta)-Panjang (Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung).

 

Pola laksana ini kalau dapat dilakukan guna jarak yang lebih jauh laksana Jakarta-Surabaya, tentu tersebut akan paling baik,” pungkas dia. Sebelumnya disampaikan, ketika ini angkutan barang melewati jalan darat masih menjadi primadona. Bahkan, 90% angkutan barang, masih didominasi angkutan jalan. Hal ini terjadi lantaran ongkos angkut barang melewati jalan darat masih jauh lebih murah ketimbang angkutan lain laksana angkutan laut dan kereta api.

 

Leave a Comment