Berita Hari Ini

Chat Keluarga Korban yang Tewas Mengering Diketik dengan Rapi hingga Berbahasa Inggris

  • Share

Polisi telah menemukan riwayat percakapan yang ada di dua hp milik keluarga yang tewas mengeringak di Kalideres, Jakarta Barat. Polisi menuturkan bahwa isi percakapan yang ada di hp korban tersebut diketik dengan sangat rapi. Direktur Reskrimun Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mengatakan kepada wartawan bahwa kata-katanya sangat rapi dan terlihat berpendidikan. Dimana untuk melihat ulasan lebih lanjutnya, akan ditemukan pada situs penerjemah tersumpah.

Hengki Haryadi yang merupakan direktur Polda Metro Jaya Kombes mengatakan terdapat sebuah pesan yang menyelipkan kata-kata dengan bahasa Inggris. Akan tetapi Hengki belum saja menjelaskan detail dari isi pesan tersebut. Dimana Hengki menjelaskan bahwa terdapat bahasa Inggris di kata-kata yang tertulis tersebut.

Hengki juga mengatakan kembali bahwa pihaknya masih mengusut siapakah pengirim dari pesan tersebut hingga motif mengirim pesan dengan kata-kata negatif itu. Dimana pasalnya percakapan tersebut dilakukan dalam satu arah. Akan dijelaskan lebih lanjut mengenai riwayat percakapan yang berisikan kalimat negatif tersebut.

Dimana sebelumnya Hengki menyebutkan bahwa keluarga yang terdiri dari empat orang tersebut hanya memiliki dua handphone saja. Satu hp digunakan oleh dua orang. Kemudian Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi juga menyatakan bahwa hasil digital forensic tersebut sudah di temukan di dalam rumahnya hanya terdapat dua Handphone.

Selain itu juga Hengki menyebutkan komunikasi yang di lalukan merupakan satu arah. Pasalnya, didalam isi pesan tersebut banyak kata-kata yang bersifat negatif didalam hp tersebut. Sebagai informasi untuk tindak lanjut dari proses penyidikan ini adalah empat orang sekeluarga yang tewas di Kalideres itu adalah Rudiyanto Gunawan (71 tahun) sebagai Ayah, Renny Margaretha (68 tahun) sebagai ibu, Dian Febbyana (42 tahun) sebagai anak dan adik dari Rudi atau om yang bernama Budianto Gunakan berusia (69 tahun).

Itulah isi percakapan dari keluarga yang tewas di Kalideres. Untuk menindaklajuti tentang penyelidikannya, kalian bisa melihat ke dalam situs penerjemah tersumpah.

  • Share
Exit mobile version