Tips Sukses Memulai Usaha Coffee Shop

franchise cafe ~ Bagi orang-orang perkotaaan, sekarang minum kopi telah menjadi gaya hidup yang lantas berkembang menjadi trend di seluruh kalangan, mulai dari remaja, mahasiswa, pekerja kantoran, hingga masyarakat umum. Orang-orang menjadikan coffee shop tidak melulu sebagai lokasi untuk merasakan kopi, tetapi pun untuk nongkrong bersama teman-teman, bahkan untuk menggarap pekerjaan kantor dan mengerjakan pertemuan penting. Apakah kamu pun tertarik menjalankan usaha coffee shop? Ada baiknya anda simak dulu sejumlah aspek yang perlu diacuhkan sebelum mengawali usaha ini.

1. Tentukan konsep

Di tengah menjamurnya usaha coffee shop, urgen buat anda untuk memikirkan konsep secara matang supaya coffee shop milikmu dapat stand out diantara yang beda dan unik buat pelanggan. Menentukan konsep usahakan dicocokkan dengan modal yang anda miliki. Kamu dapat mulai dengan konsep yang simpel tetapi nyaman guna bersantai, karena seringkali orang pergi ke coffee shop guna bersantai sejenak di tengah padatnya aktivitas. Banyak pun yang hendak mencari lokasi yang tenang untuk menggarap pekerjaan mereka. Belum tentu seluruh orang suka lokasi yang mewah, sebab sebenarnya mereka cuma menggali tempat yang nyaman guna berlama-lama duduk dan mengobrol.
Dalam merancang konsep, kamu dapat mulai dengan memikirkan hal-hal berikut:

  • Target market: Menentukan target market sedari mula akan memberimu cerminan konsep coffee shop laksana apa yang akan anda buat. Jika targetmu ialah remaja dan mahasiswa misalnya, maka desain tempat, jenis kopi dan kisaran harganya pasti akan dicocokkan dengan selera dan keterampilan mereka, dan bakal lain halnya andai kamu menyasar pekerja kantoran atau orang dengan umur yang lebih dewasa.
  • Area di dekat lokasi: Jika anda mendirikan coffee shop di tengah wilayah perkantoran yang sibuk, misalnya, mungkin anda harus meluangkan layanan ‘take away’ dan ‘delivery’. Kamu juga dapat menyediakan ruangan khusus guna meeting/pertemuan kecil-kecilan. Kamu pun dapat menjual dengan harga yang tidak banyak lebih tinggi dikomparasikan dengan coffee shop yang terletak di lokasi kampus.
  • Menyediakan makanan atau tidak?: Kalau anda berencana menyajikan menu makanan, pikirkanlah apakah akan melakukan pembelian makanan dari pihak beda atau membuatnya sendiri.

2. Cari tahu tentang varian kopi yang sedang populer

Lakukanlah “riset” kecil-kecilan guna menilai jenis kopi yang akan anda sajikan di coffee shop, dengan sering-sering berangjangsana ke sejumlah coffee shop yang sangat recommended yang mempunyai konsep yang serupa atau serupa dengan coffee shop yang anda rencanakan, dan pesanlah racikan yang sangat populer di sana. Hal ini minimal memberi cerminan mengenai kecenderungan varian kopi yang tidak sedikit dipilih dan digemari pelanggan. Dari hasil penelitian ini anda juga dapat mengetahui kelebihan dan kelemahan dari varian kopi yang disajikan dari coffee shop lainnya, sampai-sampai kamu dapat membuat varian kopi dengan jenis yang sama namun dengan rasa yang lebih enak.

3. Cari supplier biji kopi yang tepat

Hal yang sangat penting sebelum mengawali usaha coffee shop ialah mencari penyedia biji kopi berkualitas. Sewaktu memilih biji kopi, urgen untuk mempertimbangkan apakah anda menyukai kopinya? Jika tidak, maka bisa jadi besar pelangganmu pun tidak bakal suka. Untuk dapat dapetin supplier yang tepat, bila kamu punya tidak sedikit waktu luang dan budget lebih nih, kamu dapat langsung mengunjungi wilayah asal lokasi kopi itu dihasilkan. Sebagai di antara penghasil kopi terbesar di dunia, Indonesia punya tidak sedikit jenis kopi bercita rasa tinggi yang tersebar di seantero Nusantara. Kalaupun tidak dapat mengunjungi daerah-daerah tersebut, carilah informasi atau kontak supplier yang terpercaya. Kamu dapat minta tester terlebih dahulu. Kalau sudah sesuai dengan rasa dan harganya, barulah dapat membahas kerjasama lebih lanjut.

4. Menyusun rencana usaha

Rencana bisnis atau business plan mencakup tidak sedikit hal penting tentang usaha yang bakal dijalankan, contohnya konsep coffee shop, target market dan penelitian mengenai situasi pasar ataupun kompetitor. Business plan tidak melulu akan membantu anda untuk mulai menjalankan coffee shop tersebut, namun juga diperlukan saat anda mencari modal tambahan.

5. Menyiapkan modal

Membuka usaha coffee shop membutuhkan ongkos yang tidak sedikit, paling tidak sekitar Rp20 juta. Itupun belum termasuk ongkos sewa tempat. Jadi pastikan anda mempunyai modal yang lumayan untuk memenuhi keperluan peralatan yang mesti terdapat di coffee shop. Kemungkinan anda akan memerlukan waktu 6-12 bulan sampai dapat menikmati keuntungan. Maka dari itu, modal yang disiapkan mesti memadai kebutuhan ongkos operasional sampai deviden usaha coffee shop anda dapat menutupi ongkos operasional tersebut. Mengenai total biayanya, terdapat baiknya andai kamu menggali tahu terlebih dahulu pada orang-orang yang telah berkecimpung dalam usaha semacam ini sebelumnya. Dengan modal Rp20 juta tersebut, anda sudah dapat membeli peralatan menciptakan kopi sederhana.

Jika modal yang dipunyai masih sedikit, kamu dapat mengajak sejumlah teman guna bergabung pada bisnis ini. Jangan tak sempat pastikan guna buat perjanjian sebelum mengawali menjalankan usaha itu untuk menghindari hal-hal yang tidak mengasyikkan di masa yang bakal datang. Kamu pun perlu mengetahui bahwa di mula berdirinya, bisnis ini belum tentu dapat langsung menghasilkan keuntungan. Oleh sebab itu, anda perlu mempunyai tabungan yang lumayan untuk memenuhi keperluan sehari-hari paling tidak untuk 6 bulan ke depan. Selain menyuruh teman-teman anda untuk bergabung, teknik lain dalam mengembangkan usaha ialah dengan menggali pinjaman untuk ekstra modal.

6. Menentukan tempat usaha coffee shop

Di samping modal, lokasi pun mempunyai peran yang sangat urgen dalam sebuah usaha. Pemilihan tempat menjadi penentu usaha yang anda jalankan sukses atau tidak. Oleh sebab itu, carilah lokasi yang strategis dengan akses yang gampang ditemukan. Usahakan sedang di tengah-tengah keramaian. Misalnya, kamu dapat memilih tempat laksana dekat dengan kampus, sekolah, kantor maupun di mall. Sesuaikan pula pemilihan lokasi dengan target market yang dituju supaya pasarnya tepat sasaran. Di samping mempertimbangkan apakah ada ketentuan khusus di distrik tersebut berhubungan usaha, serta menyaksikan bagaimana peta kompetisi dengan usaha serupa, kamu pun perlu menyimak ruangan-ruangan yang terdapat di lokasi yang akan anda gunakan.

Apakah terdapat ruangan guna dapur? Apakah sistem gas, air, dan pembuangannya telah baik? Apakah lokasi parkirnya luas? Saat anda telah menemukan tempat yang tepat, usahakan pakai jasa notaris guna membantu anda bernegosiasi dan mengurus dokumen-dokumen yang diperlukan.

7. Perizinan usaha bisnis coffee shop

Saat membuka usaha coffee shop, seringkali ada sejumlah izin yang mesti anda dapatkan. Setiap kota seringkali punya kriteria-syarat yang bertolak belakang untuk menemukan izin tersebut. Mulai dari SITU, IMB, SIUP, NPWP, Izin Gangguan, AD/ART, dan Izin Keramaian dari kepolisian.

8. Mendesain lokasi dan mempersiapkan peralatan

Demi kenyamanan pelanggan, desain tempat pun harus diacuhkan secara khusus. Kamu butuh memikirkan konsep desain yang ingin ditunjukkan kepada pelanggan. Perhatikan pun style furniture yang bakal dipilih. Selain terlihat luar, perhatikan pun layout di unsur dalam yang tidak tampak oleh pelanggan. Pikirkan bagaimana alur yang mesti dijalankan semua staff untuk menulis pesanan pelanggan, menciptakan pesanan, dan menyajikannya. Agar usaha coffee shop anda berjalan lancar, pakai peralatan yang berbobot | berbobot | berkualitas namun tetap tercapai dengan modal yang tersedia. Mulai dari mesin grinder, ketel pemanas, dan masih tidak sedikit lagi. Jenis perlengkapan yang diperlukan oleh masing-masing coffee shop tentu berbeda-beda. Namun ada sejumlah peralatan urgen yang wajib anda miliki.

9. Membuat pembukuan finansial usaha

Pembukuan finansial menjadi urusan yang begitu penting dilaksanakan jika kamu hendak usaha coffee shop anda cepat berkembang. Catatan finansial harian mesti anda perhatikan sejak mula memulai usaha. Dari pembukuan keuangan, kamu dapat melihat laporan finansial harian sampai-sampai dapat memahami sejauh mana usahamu menghasilkan deviden dan bagaimana anda dapat mengendalikan arus kas dalam usahamu.

10. Merekrut dan mengajar staff

Pelayanan yang baik untuk pelanggan ialah hal urgen untuk kesuksesan usaha apapun, tergolong coffee shop. Sebelum memilih staff, usahakan anda tentukan dulu kualifikasi laksana apa yang anda harapkan dari semua pelamar. Kamu pun harus mempertimbangkan, apakah hendak melatih sendiri semua staff tersebut, atau lebih memilih mempekerjakan barista yang telah berpengalaman. Saat mengajar staff, pastikan mereka belajar teknik membuat varian kopi dengan benar. Para pelanggan pun mungkin bakal bertanya tidak sedikit tentang menu yang ditawarkan, jadi pastikan staff anda mampu membalas semua pertanyaan dari pelanggan.

11. Mulai publikasi sebelum coffee shop buka

Sebelum mulai membuka coffee shop guna publik, publikasikanlah terlebih dahulu di social media atau undang semua food bloggers/influencers untuk merasakan kopi dan sajian di coffee shop kamu. Bisa pun kamu sediakan diskon spesial di hari pendahuluan untuk unik para pelanggan potensial. Bagaimana dengan menunya? Menu yang seringkali ditawarkan di coffee shop memang identik dengan kopi. Namun, tidak seluruh menu yang dijual ialah kopi, sebab ada pula pelanggan yang bukan peminum kopi. Oleh sebab itu, anda perlu pun menyediakan minuman beda seperti sekian banyak varian teh dan jus. Bagi makanan, lumayan sediakan makanan ringan, laksana french fries, sandwich, cake dan ragam pastry.

 

Leave a Comment